Teruslah berusaha mencari perhatian atas hati yg sudah ditinggalkan,
Teruslah menyombongkan mulut yg tak diatur susunan kesopanannya
Teruslah memegahkan dada atas apa yg tak mungkin kau dapatkan
Teruslah menganggap kau yg terbaik hingga pikiran,  hati dan badan mu lelah
Pada akhirnya kau menyalahkan Sang Empunya dan tak mampu lagi menghargai dirimu sendiri.

Bogor, 19 Juni 2017
Novitri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batasan

Aku Pun Merindu

Hujan Ku